Gula Alami dan Gula Tambahan, Apa Bedanya?

2 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi macam-macam gula. Foto: Shutterstock

Memahami kandungan gula pada makanan dan minuman kemasan menjadi hal penting bagi orang tua agar asupan anak tetap aman dan sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya.

Menurut Dokter Spesialis Anak sekaligus Anggota UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI, Dr. dr. Klara Yuliarti, Sp.A, Subsp.N.P.M(K), gula memiliki banyak istilah yang kerap membingungkan masyarakat. Dalam bahasa Inggris, gula disebut sugar dan secara ilmiah termasuk dalam kelompok karbohidrat, yang merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia.

Karena itu, pada label pangan, produsen wajib mencantumkan jumlah gula total dalam suatu produk, meskipun istilah yang digunakan bisa berbeda-beda.

Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan

Dokter Spesialis Anak sekaligus Anggota UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI, Dr. dr. Klara Yuliarti, Sp.A, Subsp.N.P.M(K), dalam acara webinar bersama IDAI, Selasa (27/1). Foto: Dok. Istimewa

dr. Klara menjelaskan bahwa tidak semua gula bersifat buruk bagi tubuh. Gula alami, seperti laktosa yang terdapat dalam susu, memiliki manfaat penting, termasuk untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Jika suatu produk berbahan dasar susu, maka sudah pasti mengandung laktosa sebagai gula alaminya.

“Gula yang terkandung kalau suatu produk berupa susu pasti dia ada laktosa, karena laktosa itu terkandung dalam susu,” ucapnya dalam acara webinar bersama IDAI, Selasa (27/1).

Sementara itu, minuman berbahan kedelai sebenarnya bukan termasuk susu. Sebab susu secara definisi adalah cairan putih yang berasal dari mamalia. Meski dikenal luas sebagai “susu kedelai”, produk ini secara alami bebas laktosa. Penyebutan tersebut lebih karena kebiasaan yang sudah berlangsung turun-temurun.

Ilustrasi madu dan susu. Foto: Shutterstock

Selain laktosa, terdapat berbagai jenis gula lain yang sering tercantum dalam komposisi pangan, seperti sukrosa (gula pasir), fruktosa yang terdapat pada buah-buahan, glukosa, dan maltosa. Ragam istilah ini membuat orang tua perlu lebih teliti membaca label, karena satu produsen bisa mencantumkan istilah “gula”, sementara produsen lain menuliskannya sebagai “karbohidrat”.

Mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dr. Klara menekankan bahwa yang perlu dibatasi adalah konsumsi gula tambahan, terutama sukrosa. Gula tambahan adalah gula yang ditambahkan ke dalam produk, seperti gula pasir, madu, atau pemanis lainnya.

Ilustrasi anak minum susu. Foto: Shutterstock

Gula jenis ini berbeda dengan gula alami yang secara alami terdapat dalam bahan pangan, seperti laktosa pada susu.

“Jadi gula itu tidak selalu jelek, laktosa itu bagus. Laktosa itu buat pertumbuhan otak yang tidak baik adalah gula yang berlebihan dan gula yang ditambahkan,” tegas dr. Klara.

Read Entire Article