Hati-Hati Membagikan Berita Hoaks ke Masyarakat

4 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Di era media sosial yang kini semakin diberikan kemudahan untuk mengakses dan membagikan berbagai konten dari berbagai platform media sosial seperti Facebook, Whatsapp, Instagram dan yang kini sedang ramai digunakan adalah Tiktok.

Kemudahan tersebut bisa jadi keuntungan bagi generasi saat ini karena segala informasi dapat diakses dengan cepat, namun seperti pedang bermata dua media sosial juga dapat menjadi negatif jika dimanfaatkan untuk tindak kejahatan tergantung bagaimana cara menggunakannya.

Ilustrasi menyebarkan berita. Sumber foto: Freepik.com/freepik

Salah satu persoalan yang berkembang di masyarakat adalah penyebaran berita yang kurang lengkap yang dapat membuat opini masyarakat sekitar mengarah kepada suatu hal yang melenceng dari inti yang ingin disampaikan, seperti hoaks. Sejarah menjawab bahwa fenomena tersebut telah ada sejak lama, tepatnya saat terbentuknya Peraturan Hukum Pidana nomor 1 tahun 1946 sebagai penyesuaian terhadap kondisi Indonesia pada saat itu. dalam pasal 15 memuat unsur:

Pada penjelasannya memuat bahwa "keonaran" adalah lebih hebat dari pada kegelisahan dan mengguncangkan hati penduduk yang tidak sedikit jumlahnya, Kekacauan membuat juga keonaran. Dalam KBBI definisi dari keonaran adalah kegemparan, keributan, atau huru-hara, yang timbul dari perbuatan jahat, dusta, atau muslihat yang dilakukan secara sadar untuk menciptakan kekacauan, bisa dalam bentuk fisik (kerusuhan) atau non-fisik (perdebatan publik).

KUHP Nasional kita yang baru saja disahkan pada 2 Januari 2026 juga selaras mengatur terkait dengan hal tersebut. Di mana pada pasal 264 memuat unsur:

Menurut Prof. Eddy O.S Hiariej dan Prof. Topo Santoso dalam bukunya yang berjudul "Anotasi KUHP Nasional" menjelaskan bahwa pasal ini lebih mudah dibuktikan karena: Pertama, bentuk kesalahan berupa sebagian kesengajaan atau proparte dolus (diketahuinya) sebagian kealpaan atau proparte culpa (patut diduga). Kedua, pasal ini dirumuskan secara formil dengan adanya kata "dapat mengakibatkan" artinya, tidak perlu adanya kerusuhan secara faktual, namun cukup adanya potensi kerusuhan.

jika bicara soal media sosial tentu tidak terlepas dari undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik di mana dalam undang-undang tersebut juga mengatur terkait dengan penyebaran berita hoaks. contohnya dalam pasal 28 dan pasal 32 yaitu:

Salah satu cara agar terhindar dari berita hoaks adalah dengan tidak hanya membaca pada satu media berita saja, masyarakat harus lebih cermat dan teliti dalam membaca berita. Yang kedua, cek kredibilitas dari media atau akun yang menyebarkan berita tersebut. Ketiga, jangan cepat untuk menyebarkan berita yang belum jelas karena lebih baik terlambat tapi akurat daripada cepat namun menyesatkan. semoga kita lebih bijak dalam menyikapi setiap konten maupun berita yang kita konsumsi.

Read Entire Article