Virus Nipah Tak Hanya dari Hewan, Makanan Ini Bisa Jadi Perantara

2 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Selama ini, Virus Nipah kerap dikaitkan dengan penularan dari hewan ke manusia. Namun, para pakar kesehatan global mengingatkan bahwa penularan Nipah tidak hanya terjadi lewat kontak langsung dengan hewan terinfeksi. Makanan tertentu juga dapat menjadi perantara penularan, terutama jika terkontaminasi oleh inang alami virus ini. 

Virus Nipah merupakan penyakit Zoonosis dengan tingkat kematian tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa virus ini pertama kali teridentifikasi pada akhir 1990-an dan hingga kini masih menjadi ancaman serius di sejumlah negara Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk India dan Bangladesh.

Virus nipah berasal dari hewan apa? WHO menjelaskan bahwa inang alami Virus Nipah adalah kelelawar buah dari keluarga Pteropodidae. Meski tidak menunjukkan gejala sakit, kelelawar dapat membawa dan menyebarkan virus melalui air liur, urine, maupun kotorannya, seperti dikutip dari situs WHO International pada Senin, 2 Februari 2026. 

Masalah muncul ketika kelelawar tersebut hinggap atau makan di pohon buah yang dikonsumsi manusia. Buah atau produk buah yang terkontaminasi cairan tubuh kelelawar inilah yang kemudian berpotensi menularkan Virus Nipah. 

Salah satu contoh yang paling sering dilaporkan adalah nira kurma mentah atau raw date palm sap. Di beberapa negara, nira kurma dikonsumsi langsung tanpa proses pemanasan, seperti dikutip dari UK Health Security Agency. Jika cairan ini terkontaminasi air liur atau urine kelelawar, risiko penularan Virus Nipah meningkat signifikan.

Waspada Penularan Virus Nipah dari Buah Segar

Selain nira kurma, buah segar yang dimakan langsung tanpa dicuci atau dikupas juga dapat menjadi sumber penularan. WHO menekankan bahwa buah yang ditemukan di tanah atau menunjukkan bekas gigitan hewan sebaiknya tidak dikonsumsi.

"Buah yang tampak rusak atau sebagian dimakan hewan berisiko terkontaminasi virus," demikian peringatan WHO dalam panduan pencegahan Virus Nipah.

Kondisi ini menjadi perhatian khusus di wilayah pedesaan atau semi-pedesaan, tempat interaksi antara manusia, hewan ternak, dan satwa liar lebih sering terjadi.

Penularan Virus Nipah Tidak Hanya Lewat Makanan

Meski makanan berperan sebagai perantara, Virus Nipah juga dapat menular melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi seperti babi atau kuda, serta penularan antarmanusia. Penularan dari manusia ke manusia dilaporkan terjadi melalui kontak dekat, terutama di lingkungan keluarga dan fasilitas kesehatan.

WHO mencatat bahwa risiko penularan di rumah sakit meningkat jika ruangan padat, ventilasi buruk, serta penerapan pencegahan infeksi tidak optimal.

Pencegahan Virus Nipah Jadi Kunci Utama

Hingga kini, belum tersedia obat atau vaksin khusus untuk Virus Nipah. Karena itu, pencegahan menjadi langkah paling efektif. WHO dan otoritas kesehatan internasional merekomendasikan beberapa langkah penting, antara lain:

  • Menghindari konsumsi nira kurma mentah atau produk serupa yang tidak dimasak
  • Mencuci buah dengan air bersih dan mengupasnya sebelum dikonsumsi
  • Menghindari buah yang jatuh ke tanah atau terlihat rusak
  • Menjaga kebersihan tangan, terutama sebelum makan

Bagi masyarakat yang tinggal atau bepergian ke daerah endemis, kewaspadaan terhadap makanan yang dikonsumsi menjadi hal penting. Virus Nipah memang tergolong langka, tetapi dampaknya sangat serius.

Dengan memahami bahwa penularan tidak hanya berasal dari hewan, melainkan juga melalui makanan yang terkontaminasi, masyarakat diharapkan lebih waspada dan mampu melindungi diri dari risiko infeksi yang mematikan ini. 

Read Entire Article